Program Desaku Maju Diperkuat, Pemprov Lampung Siapkan 82 Bed Dryer untuk Desa
Lokasi: Kota Bandar Lampung
Awan News, Bandar Lampung – Pemerintah Provinsi Lampung terus memperkuat Program Desaku Maju dengan mengalokasikan 82 unit mesin pengering hasil pertanian (bed dryer) yang akan ditempatkan di sejumlah desa pada 2026. Program ini ditujukan untuk meningkatkan produktivitas petani sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis potensi desa.
Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela mengatakan, alokasi tersebut merupakan bagian dari evaluasi dan penguatan program prioritas Desaku Maju agar pelaksanaannya tetap berjalan sesuai target
Menurutnya, kehadiran bed dryer akan membantu petani mengolah hasil panen secara lebih cepat, efisien, dan berkualitas sehingga mampu meningkatkan nilai jual komoditas pertanian.
"Penempatan alat pengering ini akan dilakukan di 82 lokus desa sebagai upaya memperkuat hilirisasi komoditas pertanian sekaligus mendorong kemandirian ekonomi masyarakat desa," ujar Jihan.
Ia menjelaskan, berbagai kendala yang sempat dihadapi dalam pelaksanaan Program Desaku Maju pada tahun sebelumnya telah dievaluasi sehingga pelaksanaan program pada 2026 diharapkan berjalan lebih optimal.
Selain penyediaan bed dryer, Pemerintah Provinsi Lampung juga melanjutkan sejumlah program pendukung lainnya, seperti bantuan pupuk organik cair dan berbagai kegiatan pemberdayaan ekonomi desa yang diarahkan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.Rabu,(08/04/2026)
Jihan menegaskan, penguatan sektor pertanian menjadi salah satu fokus pembangunan daerah karena sebagian besar masyarakat Lampung masih bergantung pada sektor tersebut sebagai sumber mata pencaharian.
Sebelumnya, pada 2025 Pemprov Lampung telah menyalurkan 24 unit bed dryer ke sejumlah desa sebagai tahap awal program.
Bantuan tersebut dinilai mampu membantu petani mengurangi risiko kerusakan hasil panen akibat proses pengeringan yang kurang optimal.
Melalui penambahan alokasi menjadi 82 unit pada 2026, pemerintah berharap semakin banyak desa yang mampu meningkatkan produktivitas pertanian, memperkuat hilirisasi hasil panen, dan menciptakan pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan di tingkat pedesaan.(AL)