Logo AWAN NEWS

LGPB Indonesia Siapkan Program Transformasi Wawasan Kebangsaan untuk Penguatan Kepemimpinan Satuan Pendidikan

S

Super Admin

Friday, 06 Nov 2026 | 10:10 WIB • 15 kali dibaca

LGPB Indonesia Siapkan Program Transformasi Wawasan Kebangsaan untuk Penguatan Kepemimpinan Satuan Pendidikan

Iwan Sofyan, alumni Lemhannas RI, sekaligus Ketua Dewan Pendiri LGPB Indonesia tengah menyiapkan program transformasi wawasan kebangsaan melalui pendidikan dan pelatihan (Diklat), mulai 2027. | Foto: Ist/awan-news biro_jabar/dharto

AWAN NEWS, DEPOK | Menyongsong tahun 2027, Iwan Sofyan, alumni Lembaga Ketahanan Nasional Republik Indonesia (Lemhannas RI) yang juga Ketua Dewan Pendiri Lembaga Generasi Penerus Bangsa (LGPB Indonesia), menyiapkan program transformasi wawasan kebangsaan. Untuk efektivitas program transformasi ini, melalui pendidikan dan pelatihan (Diklat) kepemimpinan bagi kepala sekolah dan guru jenjang SD, SMP, SMA/SMK sederajat. 

 

Program tersebut dirancang sebagai bagian dari upaya memperkuat karakter kepemimpinan; Meningkatkan pemahaman nilai-nilai kebangsaan, serta mendorong tata kelola pendidikan yang berorientasi pada pembentukan generasi penerus bangsa. 

 

Menurut Iwan Sofyan, penguatan wawasan kebangsaan dan pendidikan kepemimpinan menjadi hal penting bagi kepala sekolah maupun guru. Keduanya memiliki peran strategis dalam membangun lingkungan pendidikan, membentuk karakter peserta didik, serta menanamkan nilai-nilai nasionalisme dalam kehidupan sekolah. 

 

Rencananya, kegiatan Diklat akan berlangsung selama empat hari tiga malam dengan sistem menginap bagi seluruh peserta. Kota Depok dipilih sebagai lokasi penyelenggaraan, dengan rencana pelaksanaan bertempat di salah satu hotel di wilayah tersebut. 

 

Melalui program ini, LGPB Indonesia berharap dapat menghadirkan pola pembinaan kepemimpinan yang tidak hanya menitikberatkan pada aspek manajerial, tetapi juga memperkuat integritas, tanggung jawab, kedisiplinan, serta komitmen kebangsaan di lingkungan satuan pendidikan. 

 

Iwan Sofyan menegaskan bahwa program Diklat tersebut diharapkan menjadi agenda berkelanjutan dalam memperkuat kualitas kepemimpinan pendidikan. Pembekalan wawasan kebangsaan dinilai perlu diimplementasikan secara nyata oleh kepala sekolah dan guru dalam menjalankan tugas serta tanggung jawabnya, Kamis (05/11/2026). 

 

Menurutnya, kepala sekolah dan guru tidak hanya berperan sebagai pengelola dan tenaga pendidik, tetapi juga memiliki tanggung jawab dalam membentuk generasi muda yang berkarakter, memiliki rasa cinta tanah air, memahami nilai-nilai Pancasila, serta mempunyai semangat persatuan dan kesatuan bangsa. 

 

Oleh karena itu, Diklat kepemimpinan berwawasan kebangsaan ini diharapkan mampu memberikan pemantapan kapasitas peserta agar hasil pembelajaran dapat diterapkan secara berkelanjutan di lingkungan sekolah masing-masing. 

 

Bagi LGPB Indonesia, keberhasilan program tidak semata-mata diukur dari terselenggaranya kegiatan pelatihan, tetapi juga dari sejauh mana hasil pembekalan dapat memberikan dampak positif terhadap pola kepemimpinan, tata kelola sekolah, dan pembentukan karakter peserta didik. 

 

Dengan persiapan menuju 2027, Iwan Sofyan berharap program transformasi wawasan kebangsaan tersebut dapat menjadi salah satu kontribusi LGPB Indonesia dalam mendukung penguatan pendidikan karakter dan melahirkan generasi penerus bangsa yang berintegritas, berdaya saing, serta memiliki komitmen kuat terhadap keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia. (Dharto-Biro AwanNews Jabar)