Iwan Sofyan Siapkan Transformasi Empat Organisasi Kebangsaan, Regenerasi Kepemimpinan Jadi Agenda Utama Menuju 2027
Iwan Sofyan merencanakan penyelenggaraan pengesahan AD/ART 4 organisasi kebangsaan, pada November 2026 di Kota Depok. | Foto: Ist/dok-pri/awan news.com-biro jabar
AWAN NEWS, Depok | Menjelang tahun 2027, Iwan Sofyan, alumni Lembaga Ketahanan Nasional Republik Indonesia (Lemhannas RI) sekaligus Ketua Dewan Pendiri sejumlah organisasi kebangsaan, menyiapkan langkah pembaruan organisasi melalui penguatan tata kelola, penyempurnaan aturan internal, serta regenerasi kepemimpinan.
Empat organisasi yang menjadi bagian dari langkah pembaruan tersebut adalah LGPB Indonesia (Lembaga Generasi Penerus Bangsa), FGPB Indonesia (Forum Generasi Penerus Bangsa), BN GATRA (Bela Negara Garuda Nusantara), dan Yayasan GENPENSA (Yayasan Generasi Penerus Bangsa).
Menurut keterangan yang disampaikan, keempat organisasi tersebut didirikan pada 2014 dan hingga 2026 terus menjalankan kegiatan yang berkaitan dengan wawasan kebangsaan, bela negara, serta pembinaan generasi penerus bangsa. Organisasi-organisasi tersebut juga disebut telah terdaftar di Kementerian Hukum Republik Indonesia.
Selama perjalanan organisasi, berbagai kegiatan telah dilaksanakan di sejumlah wilayah Indonesia. Kegiatan tersebut meliputi seminar, diskusi, pendidikan dan pelatihan (diklat), serta kegiatan lain yang bertujuan menanamkan nilai-nilai kebangsaan dan memperkuat semangat persatuan.
Sebagai bagian dari agenda pembaruan, Iwan Sofyan merencanakan penyelenggaraan pengesahan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) bagi organisasi-organisasi tersebut pada November 2026 di Kota Depok.
Agenda ini diharapkan menjadi momentum penting untuk memperkuat landasan organisasi, memperjelas arah kebijakan, serta menyiapkan mekanisme regenerasi kepemimpinan yang lebih terarah dan berkelanjutan.
Pembaruan AD/ART juga diharapkan dapat menjadi pijakan bagi organisasi dalam menyesuaikan program kerja dengan kebutuhan masyarakat dan tantangan kebangsaan yang terus berkembang.
Sebagai Ketua Dewan Pendiri, Iwan Sofyan menegaskan pentingnya keberlanjutan organisasi melalui proses regenerasi kepemimpinan. Baginya, organisasi yang telah dibangun sejak 2014 perlu terus berkembang dan tidak bergantung pada satu figur, melainkan memiliki sistem kepemimpinan yang kuat serta mampu melahirkan kader-kader potensial.
Harapan tersebut diwujudkan melalui rencana pembentukan kepemimpinan baru, termasuk hadirnya ketua umum yang memiliki integritas, kapasitas manajerial, wawasan kebangsaan, dan jiwa kepemimpinan yang mumpuni.
Kepemimpinan baru nantinya diharapkan mampu membawa organisasi menjadi lebih profesional, adaptif, dan inovatif, tanpa meninggalkan nilai-nilai dasar yang menjadi landasan pendiriannya.
Menjelang 2027, pembaruan organisasi ini diharapkan tidak hanya menjadi perubahan dalam struktur kepengurusan, tetapi juga menjadi awal penguatan program, peningkatan kualitas kaderisasi, serta perluasan kontribusi nyata bagi masyarakat dan bangsa.
Bagi Iwan Sofyan, keberhasilan seorang pendiri tidak hanya diukur dari berdirinya sebuah organisasi, tetapi juga dari kemampuannya menyiapkan generasi penerus yang dapat melanjutkan perjuangan dengan lebih baik," ungkapnya, Kamis (22/10/2026).
Dengan rencana pengesahan AD/ART pada November 2026, keempat organisasi tersebut diharapkan memasuki babak baru yang lebih terarah, solid, dan berorientasi pada keberlanjutan.
Semangat pembaruan ini menjadi harapan agar LGPB Indonesia, FGPB Indonesia, BN GATRA, dan Yayasan GENPENSA dapat terus berperan dalam menumbuhkan kesadaran kebangsaan, memperkuat persatuan, serta membina generasi penerus bangsa menuju Indonesia yang lebih maju. (Dharto-Biro Jabar)