Logo AWAN NEWS

Lantik 254 ASN Bupati Aep Syaepuloh Tekankan Peningkatan Pelayanan Publik dan Percepatan Pembangunan

S

Super Admin

Monday, 03 Aug 2026 | 17:12 WIB 42 kali dibaca

Lantik 254 ASN Bupati Aep Syaepuloh Tekankan Peningkatan Pelayanan Publik dan Percepatan Pembangunan

Bupati Karawang H Aep Syaepuloh, SE., menandatatangani berkas terkait pelantikan 254 ASN, Senin 3 Agustus 2026. | Foto: AWAN NEWS/Dharto-Biro Jawa Barat

AWAN NEWS, Karawang | Bupati Aep Syaepuloh, SE., melantik 254 aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karawang, Senin (3/8/2026). Pelantikan ini meliputi pengangkatan CPNS menjadi PNS, kenaikan jabatan fungsional, hingga perpindahan jabatan fungsional.

 

Pelantikan tersebut, terdiri atas: 191 ASN yang diangkat dari Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS), 25 ASN yang memperoleh kenaikan jabatan fungsional, serta 38 ASN yang dilantik melalui perpindahan dari jabatan lain ke jabatan fungsional.

 

Pada kesempatan yang sama, Aep juga melantik tiga pejabat struktural dan kepala puskesmas yang sebelumnya belum dilantik karena masih menunggu rekomendasi dari instansi berwenang.

 

Ketiga pejabat tersebut yakni Rohyadi yang berpindah dari Kepala Bagian RSUD Rengasdengklok menjadi Sekretaris Kecamatan Lemahabang, Maesaroh yang dilantik sebagai Kepala Puskesmas Tanjungpura, serta Iyan Handayani yang mengisi jabatan Kepala Puskesmas yang sebelumnya ditempati Maesaroh.

 

Dalam sambutannya, Aep meminta seluruh ASN yang baru dilantik segera menyesuaikan diri dengan tugas dan tanggung jawab baru serta mendukung percepatan program pembangunan daerah.

 

"Saya ingin kehadiran bapak dan ibu seperti angin. Wujudnya memang tidak terlihat, tetapi manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat. Jangan sampai kita menjabat, tetapi masyarakat tidak merasakan kehadiran pemerintah," kata Aep.

 

Ia menegaskan kolaborasi antaraparatur menjadi faktor penting dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik dan keberhasilan pembangunan daerah.

 

"Kebijakan yang hari ini kami lakukan harus benar-benar dilaksanakan dengan baik. Saya berharap seluruh ASN mampu berkolaborasi dan bekerja bersama, bukan hanya menjadikan kolaborasi sebagai slogan," paparnya.

 

Aep mengatakan budaya kerja di lingkungan Pemkab Karawang terus mengalami perubahan ke arah yang lebih baik. Karena itu, ia mendorong ASN untuk terus meningkatkan kompetensi agar pelayanan kepada masyarakat semakin optimal.

 

"Saya melihat perubahan yang sangat luar biasa. ASN Karawang sudah mulai berubah menjadi lebih baik. Pertahankan semangat ini dan terus tingkatkan kompetensi agar pelayanan kepada masyarakat semakin maksimal," katanya.

 

Ia juga meminta seluruh kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), khususnya yang memberikan pelayanan langsung kepada masyarakat, seperti Dinas Kesehatan, Dinas Pendidikan, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (PRKP), serta Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana, terus menghadirkan inovasi pelayanan.

 

Menurut Aep, keberhasilan pembangunan daerah hanya dapat dicapai melalui kolaborasi seluruh pemangku kepentingan dengan pendekatan pentahelix.

 

Dalam kesempatan tersebut, Aep memaparkan sejumlah program prioritas yang telah direalisasikan, di antaranya penyediaan Lembar Kerja Siswa (LKS) gratis bagi siswa kelas 1 SD hingga kelas 3 SMP.

 

"Itu adalah janji politik yang kami tunaikan. Tidak ada yang tidak bisa kalau kita memiliki komitmen dan bekerja bersama," tutur dia.

 

Di sektor kesehatan, Pemkab Karawang juga terus memperkuat implementasi Universal Health Coverage (UHC) agar masyarakat memperoleh akses layanan kesehatan melalui BPJS Kesehatan sesuai ketentuan yang berlaku.

 

Selain itu, Aep menyebut penataan kawasan Cikampek mulai memberikan dampak positif bagi masyarakat dan akan dilanjutkan dengan sejumlah proyek strategis lainnya, seperti pengembangan kawasan bersejarah Rengasdengklok, pembangunan Puskesmas Kotabaru, peningkatan fasilitas kesehatan di Jatisari, serta pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD).

 

Menurutnya, efisiensi birokrasi melalui penggabungan sejumlah perangkat daerah dan penyederhanaan struktur organisasi dilakukan untuk meningkatkan efektivitas penggunaan anggaran sehingga manfaatnya dapat dirasakan masyarakat dan mendukung kesejahteraan ASN.

 

"Saya melakukan efisiensi bukan untuk kepentingan pribadi, tetapi agar anggaran bisa lebih efektif dan manfaatnya kembali kepada masyarakat serta mendukung kesejahteraan ASN," tegasnya.

 

Menutup arahannya, Aep mengingatkan seluruh ASN agar menjadikan jabatan sebagai amanah yang harus dipertanggungjawabkan melalui kinerja dan pelayanan terbaik.

 

"Jadilah aparatur yang memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Kehadiran kita harus dirasakan seperti angin, tidak terlihat tetapi membawa manfaat dan kesejukan bagi masyarakat," katanya. (Dharto-JB)