Logo AWAN NEWS

Bupati Karawang Dukung Implementasi Biodiesel B50 untuk Perkuat Ketahanan Energi Nasional

S

Super Admin

Saturday, 11 Jul 2026 | 20:01 WIB • 62 kali dibaca

Bupati Karawang Dukung Implementasi Biodiesel B50 untuk Perkuat Ketahanan Energi Nasional

 

AWAN NEWS, Karawang --- Bupati Karawang H. Aep Syaepuloh menyatakan dukungan penuh terhadap implementasi Biodiesel B50 yang diluncurkan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto di Rest Area KM 57 Tol Jakarta–Cikampek, Kabupaten Karawang, Kamis (9/7/2026).

 

Peluncuran Biodiesel B50 yang mengusung tema ‘Langkah Nyata untuk Kemandirian dan Ketahanan Energi Nasional’ merupakan bagian dari strategi pemerintah dalam memperkuat ketahanan energi melalui diversifikasi sumber energi serta mengurangi ketergantungan terhadap bahan bakar fosil.

Aep mengatakan Pemerintah Kabupaten Karawang siap mendukung implementasi program tersebut karena dinilai menjadi langkah penting menuju kemandirian energi nasional.

 

"Kami, Pemerintah Kabupaten Karawang, mendukung penuh program Biodiesel B50. Ini merupakan langkah strategis pemerintah untuk memperkuat ketahanan energi nasional sekaligus memaksimalkan potensi sumber daya dalam negeri," kata Aep.

 

Ia juga menyampaikan kebanggaannya karena Karawang dipercaya menjadi lokasi pertama peluncuran implementasi Biodiesel B50.

 

"Karawang dipilih menjadi lokasi pertama peluncuran Biodiesel B50. Ini merupakan kehormatan sekaligus menunjukkan peran strategis Karawang dalam mendukung berbagai program nasional," paparnya.

 

Menurut Aep, sebagai salah satu kawasan industri terbesar di Indonesia, Karawang siap bersinergi dengan pemerintah pusat agar implementasi Biodiesel B50 berjalan optimal dan memberikan manfaat bagi masyarakat mau pun perekonomian nasional.

 

Sementara itu, Presiden Prabowo Subianto mengatakan Indonesia menjadi negara pertama di dunia yang menerapkan mandatori Biodiesel B50.

 

"Dengan diluncurkannya program ini, Indonesia resmi menjadi negara pertama di dunia yang menerapkan mandatori Biodiesel B50. Ini adalah tonggak yang sangat penting dalam perjalanan menuju kemandirian energi," sebut Prabowo.

 

Menurut Presiden, implementasi Biodiesel B50 menunjukkan kemampuan Indonesia dalam mengelola sumber daya alam menjadi energi bernilai tambah yang mampu memperkuat ketahanan nasional sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

 

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengatakan implementasi Biodiesel B50 merupakan bagian dari Asta Cita Presiden Prabowo untuk mewujudkan kedaulatan energi.

 

"Program Biodiesel B50 adalah langkah nyata menuju swasembada energi. Ketergantungan terhadap impor solar dapat dihentikan sehingga devisa negara bisa dihemat," kata Bahlil.

 

Implementasi Biodiesel B50 diharapkan menjadi tonggak baru dalam upaya mewujudkan swasembada energi sekaligus memperkuat posisi Indonesia sebagai pelopor pemanfaatan bahan bakar nabati di tingkat global. (Dharto-BIRO JABAR)