Mirza Percepat Pelebaran Jalur Wisata Bandar Lampung–Pesawaran
Lokasi: Kab. Pesawaran
Awan News, Bandar Lampung – Pemerintah Provinsi Lampung mulai mempercepat pelebaran ruas jalan penghubung Bandar Lampung–Pesawaran sebagai upaya meningkatkan akses menuju kawasan wisata sekaligus mengurai kepadatan lalu lintas yang selama ini kerap terjadi, terutama saat akhir pekan.
Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal mengatakan pelebaran dilakukan pada ruas R.E. Martadinata hingga Lempasing menuju Padang Cermin. Lebar jalan yang semula sekitar lima meter akan ditingkatkan menjadi sekitar 14 meter sehingga mampu menampung empat lajur kendaraan.
Menurut Mirza, jalur tersebut merupakan salah satu akses wisata tersibuk di Lampung dengan volume kendaraan mencapai sekitar 7.500 unit setiap hari, khususnya pada Sabtu dan Minggu. Kondisi itu sering memicu kemacetan panjang dan mengganggu kenyamanan masyarakat maupun wisatawan.Kamis,(16/04/2026)
Ia menegaskan, peningkatan kualitas infrastruktur menjadi bagian dari strategi pemerintah untuk mendorong pertumbuhan sektor pariwisata. Selama ini potensi wisata Lampung terus berkembang, namun masih membutuhkan dukungan akses jalan yang lebih memadai agar mobilitas pengunjung semakin lancar.
Selain pelebaran ruas yang sedang berjalan, Pemprov Lampung juga menyiapkan pengembangan jalur wisata baru menuju kawasan Gigi Hiu hingga Tanggamus. Jalan pada koridor tersebut direncanakan diperbaiki secara bertahap dengan konstruksi beton agar lebih kuat dan tahan lama.
Mirza menjelaskan, proses pembebasan lahan hampir rampung sehingga pekerjaan fisik dapat dipercepat. Dukungan masyarakat dinilai menjadi faktor penting yang membantu kelancaran pelaksanaan proyek tersebut.
Untuk tahap awal, pelebaran ruas R.E. Martadinata sepanjang sekitar 3,2 kilometer dialokasikan dengan anggaran sekitar Rp56 miliar. Sementara itu, pelebaran ruas Lempasing–Padang Cermin sepanjang kurang lebih 2,6 kilometer mendapat dukungan anggaran sekitar Rp44 miliar.
Melalui proyek ini, Pemerintah Provinsi Lampung berharap konektivitas menuju berbagai destinasi wisata semakin baik, waktu tempuh lebih singkat, serta mampu memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi dan sektor pariwisata di daerah.(*)