Lima Pesepeda Bawa Misi Selamatkan Habitat Orangutan, Tempuh Ekspedisi 1.700 Kilometer
Awan News, Bandar Lampung – Lima pesepeda dari Komunitas Sepeda Chemonk bersama organisasi lingkungan Satya Bumi menempuh perjalanan sejauh 1.700 kilometer dari Jakarta menuju Batang Toru, Sumatera Utara, sebagai bentuk kampanye penyelamatan habitat Orangutan Tapanuli yang kini berstatus critically endangered atau terancam punah.
Ekspedisi bertajuk Hutan Merdeka itu dimulai dari kawasan Taman Pandang Monas, Jakarta, dan ditargetkan tiba di Batang Toru bertepatan dengan Hari Orangutan Internasional pada 19 Agustus. Dalam perjalanan tersebut, para peserta membawa pesan "No Second Home, Restore Their Forest" sebagai ajakan kepada masyarakat untuk ikut menjaga kelestarian hutan, yang menjadi rumah terakhir bagi Orangutan Tapanuli.
Saat melintasi wilayah Provinsi Lampung, rombongan dihadapkan pada medan yang cukup berat. Jalur yang didominasi tanjakan dan turunan panjang, ditambah teriknya cuaca siang hari, memaksa para pesepeda mengatur ritme perjalanan agar kondisi fisik tetap terjaga.
Salah seorang anggota Komunitas Sepeda Chemonk mengaku medan di Lampung cukup menguras tenaga, meski panorama alam sepanjang perjalanan memberikan semangat tersendiri.
"Jalur di Lampung banyak tanjakan dan turunan yang menguji fisik kami. Ditambah cuaca siang yang masih sangat terik, jadi kami harus mengatur ritme perjalanan. Biasanya setiap dua sampai tiga jam kami berhenti untuk beristirahat, minum, dan memastikan kondisi tubuh tetap prima sebelum kembali melanjutkan gowes," ujarnya saat berada di Lampung,Rabu (5/8/2026).
Meski menghadapi berbagai tantangan, semangat rombongan tidak surut. Mereka menilai setiap kilometer yang ditempuh bukan sekadar perjalanan menuju tujuan akhir, melainkan bagian dari upaya mengajak masyarakat lebih peduli terhadap kelestarian hutan serta perlindungan habitat Orangutan Tapanuli yang semakin terancam.(*)