Bupati Karawang Dorong Percepatan Serapan Anggaran dan Pendapatan Daerah
Bupati Karawang H Aep Syaepuloh, SE., saat memimpin apel pagi, Senin 7 September 2026. --- Foto: Istimewa/Kominfo_Krw/Dharto.Awann-Biro-Jabar.
AWAN NEWS, Karawang | Bupati H Aep Syaepuloh, SE., mengapresiasi tingkat kedisiplinan aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karawang dalam mengikuti apel pagi. Hingga saat ini, tingkat kehadiran dalam pelaksanaan apel disebut telah mencapai 97 persen.
Hal itu disampaikan Aep saat memberikan arahan dalam apel pagi di Plaza Pemda Karawang, Senin (7/9/2026).
Menurut Aep, tingginya tingkat kehadiran tersebut menunjukkan adanya peningkatan kedisiplinan ASN dalam menjalankan apel pagi sebagai bagian dari rutinitas kedinasan.
“Sekarang ini hampir 97 persen katanya, 97 persen apelnya baik, bagus. Saya ucapkan terima kasih Bapak/Ibu,” kata Aep.
Selain mengapresiasi kedisiplinan ASN, Aep meminta seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) segera menuntaskan berbagai pekerjaan yang menjadi tanggung jawab masing-masing.
Ia mengingatkan bahwa pelaksanaan anggaran 2026 terus berjalan. Karena itu, seluruh program dan kegiatan yang telah direncanakan harus segera direalisasikan.
“Ini tinggal sisa sedikit lagi. Tinggal beberapa hari lagi, tentunya saya minta semua pekerjaan-pekerjaan segera dilaksanakan,” sebutnya.
Aep juga menekankan pentingnya percepatan serapan anggaran sekaligus peningkatan pendapatan daerah. Menurutnya, keberhasilan pemerintah daerah tidak hanya diukur dari pelaksanaan program, tetapi juga dari kemampuan meningkatkan pendapatan.
“Serapanlah. Yang paling utama itu buat saya, serapan. Tapi yang paling penting juga sama pendapatan,” katanya.
Dalam kesempatan tersebut, Aep juga menyebut, realisasi pendapatan daerah saat ini baru berada di kisaran 63 persen. Ia meminta perangkat daerah terkait terus melakukan berbagai upaya untuk meningkatkan capaian pendapatan hingga akhir tahun anggaran.
Lain sisi, Aep menegaskan pentingnya setiap pejabat dan jajaran Pemkab Karawang memahami tugas pokok dan fungsi (tupoksi) masing-masing. Pemahaman tersebut dinilai penting agar seluruh program pemerintahan dapat berjalan efektif dan sesuai dengan tanggung jawab yang telah diberikan. (Dharto-BiroJabar)