Gaya Hidup

Tips aman jika akan meninggalkan hewan peliharaan di dalam mobil


Jakarta (ANTARA) – Meninggalkan hewan peliharaan di dalam mobil yang terkunci, bisa menyebabkan masalah serius pada hewan hingga kematian, karena mobil terparkir dalam keadaan terkunci akan dapat menjadi panas dan tidak nyaman serta kurangnya ventilasi.

 

Disiarkan Hindustan Times Minggu (9/7), Co-founder, Sploot Garima Kaushal menyarankan beberapa tips tindakan pencegahan yang harus diikuti jika Anda harus meninggalkan hewan peliharaan di dalam mobil untuk waktu yang singkat.

 

Pertama, dianjurkan untuk membiarkan jendela sedikit terbuka, pastikan ventilasi cukup untuk memastikan ada aliran udara dan tanpa membuat hewan peliharaan dapat keluar.

 

 

Ketiga, buat anjing merasa nyaman dengan menempatkan tempat tidur empuk atau selimut yang familiar di dalam mobil, memastikan mereka memiliki tempat yang nyaman untuk beristirahat.

 

Keempat, sebelum meninggalkan anjing di dalam mobil, ajak mereka berjalan-jalan sebentar kalau seandainya berkesempatan buang air.

 

Kelima, hindari meninggalkan anjing atau hewan peliharaan di dalam mobil dalam waktu yang lama tanpa pengawasan. Yang terbaik adalah memprioritaskan keselamatan mereka dan mencari alternatif. Anda dapat mempertimbangkan rumah kos, pengasuh hewan peliharaan yang andal, atau bahkan mencari bantuan dari anggota keluarga dan teman tepercaya. 

Baca juga: Dylan Sprouse kenang anjing peliharaannya melalui sebuah unggahan

 

Jika kebetulan melihat anjing yang tertekan yang menunjukkan tanda-tanda dehidrasi atau kehilangan kesadaran di dalam mobil, tidak perlu ragu untuk memberi tahu pihak keamanan atau polisi. Anda juga dapat mengambil keputusan dengan orang-orang di sekitar untuk melakukan tindakan selanjutnya.

Baca juga: Kenali gejala dan pencegahan rabies pada manusia dan hewan peliharaan

 

Penerjemah: Fitra Ashari
Editor: Siti Zulaikha
COPYRIGHT © ANTARA 2023


Source link

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button